Geolistrik merupakan proses ilmiah yang penting dilakukan dalam pembuatan sumur. Metode ilmiah yang sering disebut Electrical Resistivity Tomography (ERT) ini menjadi jalan aman dalam pengeboran.
Umumnya, menyewa jasa geolistrik menjadi aspek penting jika tidak ingin gagal dalam proyek pengeboran. Untuk mengetahui lebih banyak seputar pengujian geolistrik mari bahas lebih lanjut pada artikel berikut ini!
Pengertian Dari Geolistrik
Geolistrik atau ERT dapat diartikan sebagai metode ilmiah geofisika yang menjelaskan seputar aliran listrik di bawah tanah. Metode ilmiah ini menggunakan energy listrik yang terkontrol pada alat khusus dan menembakannya ke permukaan bumi.
Gelombang listrik akan terkirim dan terbaca di alat dengan indikasi tertentu. Menggunakan proses analisa khusus, indikasi yang kembali dapat menjadi data penting seputar geologi tanah area tersebut.
Pengolahan data akan dilakukan oleh jasa geolistrik Jawa Timur yang Anda gunakan untuk menjadi laporan detail. Hasil laporan dapat menjadi referensi jasa sumur bor dan kontraktor dalam menentukan proyek proses pengeboran.
Manfaat Geolistrik Dalam Pembuatan Sumur
Setelah paham akan arti dari ERT, sekarang waktunya membahas lebih seputar fungsi geolistrik dan manfaatnya. Berikut adalah penjelasan mengenai manfaat ERT dalam konteks pembuatan sumur:
1. Menganalisa Potensi Kualitas Air Sumur
ERT dapat menghasilkan data kualitas air sumur yang ingin digali. Apakah air memiliki kualitas bersih, atau masih bercampur dengan mineral tanah? Hasil ERT dapat menunjukkan semua kebutuhan informasi kualitas air tanah tersebut.
Umumnya ERT dapat memperlihatkan posisi air dalam lapisan tanah. Jika air tersebut tidak berada di posisi lapisan yang tepat, kemungkinan besar kualitas air tidak akan tinggi. Namun, saat menemukan posisi air dalam lapisan di bawah tanah liat dan tersaring baik, kualitas air tersebut pasti baik untuk sumur.
2. Memastikan Kedalaman Target Pengeboran Sumber Air
Proses ERT dapat menghasilkan data kedalaman sumber air di bawah tanah. Informasi ini dapat digunakan pihak kontraktor untuk menentukan peralatan bor. Jika kedalaman air tanah jauh, makan alat bor yang digunakan akan lebih besar dan menggunakan persiapan khusus.
Informasi akurat akan membantu proses pengeboran dalam tanah yang lebih lancar walaupun harus capai kedalaman jauh. Hanya dengan akurasi tinggi dari ERT yang mampu membantu jenis pengeboran kedalaman jauh tersebut.
3. Mengidentifikasi Lokasi Akuifer
Pengeboran sumur bertujuan membuat lubang sampai ke lapisan akuifer di tanah. Lapisan ini memisahkan antara tanah dengan cadangan air. Lapisan akuifer memiliki ketebalan yang tidak mudah diprediksi. Maka dari itu, proses ERT sangat diperlukan.
Menggunakan ERT, identifikasi awal lokasi, ketebalan dan kondisi akuifer dapat terlihat. Walaupun harus mengeluarkan biaya geolistrik per titik tinggi, hal ini akan setimpal dengan hasilnya. Kelancaran proses pengeboran akan memotong biaya bor ulang jika akurat menuju lapisan akuifer di tanah.
4. Menentukan Area Air Tanah yang Memiliki Tampungan Besar
Saat membuat proyek pengeboran sumur, kontraktor akan menarget area air tanah dengan tampungan terbesar. ERT ini dilakukan untuk memastikan proses bor tidak sia-sia. Jika kondisi air tanah yang dituju tidak mampu sediakan banyak air, percuma saja membuat sumur di area tersebut.
Penggunaan proses ERT akan eliminasi pengeboran tidak menghasilkan. Setiap area tanah akan dianalisa untuk memastikan lokasi tampungan air tanah terbanyak. Setelah menemukan yang tepat, pengeboran akan segera dilakukan menuju area tersebut.
5. Mengidentifikasi Tingkat Keamanan Pengeboran
Data hasil proses ERT dapat menunjukan gambaran bawah tanah yang jelas. Informasi dari data dapat memberi peringatan awal seputar kondisi berbahaya di tanah. Contoh saja apabila ada batuan besar keras pada jalur pengeboran.
Batu besar dapat merusak mata bor penggalian sumur. Apabila tidak diperhatikan sejak awal, kerugian dapat dialami karena alat pengebor tanah dapat menjadi rusak.
6. Mengukur Kapasitas Target Sumber Air
Menghasilkan Data Lapisan Tanah Untuk Persiapan Pengeboran
Dalam proses akhir, ERT akan mengelola data sinyal listrik yang ditangkap dan menghasilkan data mentah. Data mentah akan diolah oleh pihak jasa menjadi laporan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan.
Laporan geolistrik 2D dapat berupa grafik dan gambaran penting seputar kondisi geologis tanah yang diperiksa. Gambaran tersebut dapat diolah kembali menjadi media yang diinginkan. Misal saja video, peta 2D dan bahkan model tampilan simulasi 3D.
Prosedur Metode Penggunaan Geolistrik
Setelah mengetahui manfaat dari geolistrik, sekarang waktunya membahas cara kerja geolistrik. Dari detail prosedur yang dibahas berikut, Anda dapat memahami rangkaian proses yang penting pada ERT:
- Persiapan peralatan dan pengecekan kondisi fungsinya
- Survey lokasi tempat ERT sesuai yang sudah ditentukan
- Pengurusan izin melakukan survey geologi di area lokasi
- Penggunaan perlengkapan dan pengaman kerja
- Pembagian tugas staff agar proses ERT menjadi lebih efisien
- Kalkulasi spot pemasangan elektroda menggunakan bantuan GPS
- Penanaman elektroda berdasarkan ploting spot
- Pemasangan perlengkapan alat ERT lain dan melakukan beberapa tes awal
- Proses ERT dimulai dengan mengaktifkan alat utama dan mengalirkan listrik pada elektroda
- Penangkapan dan perekaman hasil listrik dilakukan oleh staff petugas
- Proses data mentah yang diterima alat menjadi material analisa
- Membuat laporan akhir hasil analisa ERT untuk kebutuhan pembuatan sumur
Sebagai note, jika Anda akan menggunakan jasa ERT dan menemukan mereka bekerja tidak sesuai prosedur, pastikan lepas kontak dengan jasa tersebut. Walaupun harga jasa geolistrik air tanah yang Anda pilih premium, percuma bila mereka tidak bekerja sesuai aturan.
Analisa ERT yang menyalahi prosedur akan hasilkan data tidak akurat. Jika hasil survey kelistrikan tanah tidak akurat, resiko proses pengeboran sumur gagal akan menjadi lebih tinggi. Maka dari itu, hindari jasa geolistrik Jawa Timur yang tidak memiliki SOP jelas seputar prosedur ERT.
Harga dan Biaya Layanan Geolistrik
Informasi lain yang penting Anda ketahui seputar geolistrik adalah harga layanannya. Umumnya, pengukuran biaya akan berbeda pada setiap daerah. Untuk fokus layanan Jawa Timur, perhitungan akan berdasarkan harga survey geolistrik per titik.
Detail harga layanan sebenarnya sulit ditentukan dengan jelas. Namun, rata-rata biaya yang dikeluarkan bisa berkisar antara Rp7.000.000 sampai Rp12.000.000 tergantung pada situasi. Untuk akurasi harga, sebaiknya Anda tanyakan langsung pada penyedia jasa.
Terkadang jasa pengeboran sumur menawarkan juga paket jasa ERT langsung yang menjadi satu paket. Untuk biaya paket, pasti harganya jauh lebih murah. Maka dari itu, coba cari tempat jasa pengeboran yang sekaligus memberikan paket layanan ERT.
Gunakan Jasa Geolistrik yang Tepat Demi Kelancaran Pembuatan Sumur
Demi dapatkan harga jasa geolistrik yang sesuai dan hasil pengukuran akurat, Anda tidak boleh sembarangan memilih jasa ERT. Sebagai rekomendasi yang tepat, kami dari Mitra Geo Indonesia siap memberi pelayanan.
Untuk informasi detail biaya geolistrik dan informasi lain yang lebih detail, silahkan kontak kami langsung. Kami tidak hanya mampu berikan solusi ERT, tetapi juga kebutuhan pengeboran sumur. Baik sumur rumah ataupun sumur Industri, kami dapat menyelesaikan semuanya dengan hasil memuaskan.
Sekian penjelasan mengenai aspek pengertian, manfaat, metode prosedur geolistrik. Semoga informasi pada artikel ini bermanfaat dan membantu Anda lebih paham seputar pentingnya ERT dalam pembangunan sumur.







Leave a Reply